
Rusia memproduksi ribuan drone setiap bulan di sebuah pabrik yang sebagian tenaga kerjanya terdiri dari remaja berusia hingga 15 tahun.
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh saluran televisi milik Kementerian Pertahanan Rusia, tampak anak-anak bekerja di jalur produksi drone kamikaze hitam Geran-2 di pabrik Yelabuga.
Remaja hingga usia 15 tahun diundang untuk bekerja di pabrik segera setelah menyelesaikan kelas 9 sekolah dasar. Menurut video tersebut, sebagian besar dari mereka berasal dari sekolah teknik terdekat.
Rekaman tersebut juga memperlihatkan puluhan remaja merakit komponen drone dan bekerja di depan komputer di lobi pabrik. “Ke mana pun Anda melihat, Anda akan melihat anak muda bekerja,” ujar narator dalam video.
+ Keluhan melonjak dan toko dipaksa menjelaskan suara aneh di lingkungan
Pejabat pertahanan Eropa percaya bahwa dengan meningkatnya produksi, Rusia berencana menggunakan ribuan drone kamikaze murah setiap malam dalam serangan ke Ukraina. Penggunaan cat hitam pada varian drone Shahed buatan Rusia juga menunjukkan kecenderungan terhadap serangan malam hari.
Телеканал «Звезда» показал студентов колледжа, собирающих БПЛА «Герань» (российское название иранского дрона Shahed-136) в Татарстане
В репортаже утверждается, что беспилотники производят «тысячами», в том числе — при помощи студентов местного колледжа «Алабуга Политех»:
«Сотни… pic.twitter.com/pGGIixNGti— Дождь (@tvrain) July 21, 2025
Foto dan video: X @tvrain. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
